STUDI TIRU KEMENKUMHAM RIAU KE KANIM CIREBON

Cirebon – Usai menyelesaikan Studi Tiru di Lapas Cibinong, rombongan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau melanjutkan kunjungan berikutnya ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon, Selasa (12/2/19). Pada tahun 2018, Kanim Kelas II Cirebon ini telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kemenpan RB dimana Kanim ini telah berhasi melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap Sistem Penyelenggaraan Pelayanan Keimigrasian terutama menyangkut pengurusan dokumen perjalanan, perizinan dan pengawasan keimigrasian serta menghadirkan peran Teknologi Informasi dalam setiap jenis layanan yang diberikan kepada masyarakat.

 

 

 

5.1

 

Kedatangan rombongan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas Kemenkumham Riau ini di sambut dengan Upacara Penyambutan oleh jajaran Kanim Cirebon, kemudian di arahkan ke Aula Kanim Cirebon untuk medengarkan paparan dan pemutaran video strategi pembangunan Zona Integritas di Kanim Cirebon yang di sampaikan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Cirebon, Muhammad Tito Andrianto dan Ketua Tim Kerja Pembangunan ZI Kanim Cirebon, Arfa Yuda Indriawan.

 5.2

Kepala Kantor Imigrasi Cirebon, Muhammad Tito Andrianto menyampaikan kunci keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah adanya Komitmen, kerja nyata, kerja bersama dan inovasi pelayanan maksimal kepada masyarakat. “ Pelayanan kepada masyarakat di Kanim Cirebon dimulai dengan memberikan senyuman dan hormat, membukakan pintu kendaraan, layanan petugas piket yang cepat dan tanggap hingga menyediakan Makanan ringan, kopi dan teh gratis bagi masyarakat pemohon,” ujar Kakanim Cirebon

Selain itu, rombongan juga mendapat paparan dari Ketua Tim Pembangunan ZI Kanim Cirebon, Arfa Yuda Indriawan. Dalam paparannya arfa menyampaikan dalam pembangunan ZI diperlukan adanya komitmen dari sponsor, “pertama kali yang harus berubah adalah sponsor dalam hal ini adalah kepala kantor, kemudian pejabat struktural yang menjadi rol model bagi anggotanya dan agen perubahan yang ditunjuk untuk melakukan perubahan disemua lini”, ujar Arfa.

5.4

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Muhammad Diah merasa terkesan dengan inovasi pelayanan yang ada di Kanim Cirebon ini yang memberikan keramahan, Sopan santun dan murah senyum seperti pelayanan di hotel yang di mulai dari pintu masuk Kanim lalu ke ruang layanan pengurusan hingga proses akhir pengurusan paspor. Kakanwil Diah berharap seluruh jajaran baik Imigrasi maupu pemasyarakat di lingkungan Kemenkumham Riau belajar banyak dan menjadikan Kanim Cirebon sebagai contoh utama dalam meraih predikat WBK.

“Segera sekembali ke satuan kerja masing-masing nanti, laksanakan dan wujudkan semua Strategi, kiat dan langkah untuk meraih WBK yan telah kita terima dari Kanim Cirebon dan Lapas Cibinong, perjalanan yang kita tempuh untuk meraih WBK lebih mudah karena sudah ada Satuan kerja WBK kemenkumham yang bisa kita contoh dan tiru sedangkan Kanim Cirebon dulu tidak memiliki contoh apapun yang bisa ditiru saat berjuang meraih predikat WBK, jadikan semua ini untuk lebih memotivasi kita,” tegas Kakanwil Diah

(Humas Kemenkumham riau)

Share this Post: